Kekayaan Zuckerberg melonjak sebesar US$73,4 miliar pada 2024. Capaian itu menjadikan pendiri Facebook itu sebagai orang terkaya keempat dunia versi Indeks Miliarder Bloomberg, dikutip dari CNN Internasional, Senin (30/9/2024).
Hasil kekayaan Zuckerberg berasal dari saham Meta. Sepanjang tahun ini, saham induk usaha Facebook dan Instagram telah melonjak hampir 64%.
Saat ini, Meta juga berada di pertarungan Artificial Intelligence bersama sejumlah raksasa teknologi lain. Pengembangannya cukup memuaskan sepertinya, sebab Zuckerberg mengklaim Meta AI menjadi tools yang paling banyak digunakan di dunia.
Jumlah pengguna yang cukup banyak ini bahkan saat Meta AI belum dirilis di beberapa wilayah, termasuk sejumlah negara di Uni Eropa. “Kami hampir mencapai 500 juta (pengguna aktif) bulanan, bahkan belum meluncurkannya di beberapa negara besar,” kata Zuckerberg.
Tiga orang lain yang kekayaannya tembus Rp 3.000 triliun adalah Elon Musk, Jeff Bezos dan Bernard Arnault. Musk menjadi orang terkaya di dunia dengan US$272 miliar (Rp 4.112 triliun).
Di belakang Musk ada Bezos selaku pendiri Amazon mengantongi US$211 miliar (Rp 3.190 triliun). Bos merek mewah LVMH, Arnault tercatat memiliki kekayaan US$207 miliar (Rp 3.129 triliun).
Bukan hanya Zuckerberg yang mengalami lonjakan besar dalam kekayaannya. Dua bos raksasa teknologi Jensen Huang dan Larry Ellison juga baru saja mendapatkan durian runtuh.
Kekayaan Huang, CEO Nvidia diketahui melonjak US$62,2 miliar (Rp 940 triliun) pada tahun 2024. Sementara pendiri Oracle, Ellison mengalami peningkatan kekayaan US$58,6 miliar atau sekitar Rp 885 triliun.
Presiden pertama Indonesia, Sukarno konon menyimpan emas 57.000 ton di salah satu bank di Swiss. Keberadaan legenda tersebut pada akhirnya mengusik banyak pihak untuk melakukan perburuan, termasuk Presiden Indonesia ke-2, Soeharto.
Firdaus Jaya dalam Melacak “harta karun” Bung Karno dan Soeharto (1999) menyebut Tim Operasi Teladan dipimpin oleh Marsekal Pertama Kahardiman. Kahardiman ditugaskan untuk menyasar seluruh dana pemerintahan Orde Lama yang diduga berada di luar negeri, termasuk di dalamnya cerita dana di bank Swiss tersebut.
Pemerintah Orde Baru meyakini pencarian harta bakal sukses, karena mereka percaya atas dua hal.
Pertama, fakta sejarah bahwa dana tersebut pernah dicairkan Menteri Perindustrian pada 1962-1963. Total pencairan dana hanya Rp50 juta. Kedua, masih adanya saksi sejarah yang masih hidup, yakni Soebandrio.
Soebandrio adalah Menteri Luar Negeri era Soekarno. Dia adalah orang yang mengurusi penyimpanan harta tersebut di Bank Swiss. Pemberitaan sezaman yang diwartakan Tempo (10 Januari 1987) menjelaskan, hanya dia satu-satunya orang yang mengetahui nomor rekening tabungan tersebut. Selain itu, hanya dia juga yang bisa mencairkannya.
Namun, peralihan kekuasaan membuat nasib Soebandrio berubah. Dia ditahan seumur hidup oleh Orde Baru. Ketika perburuan harta ini menguat, Soebandrio melakukan tawar-menawar.
“Dia dikabarkan menawarkan diri menguruskan pencairan dana itu. Syaratnya dia meminta pembebasan hukuman,” tulis Tempo.
Akan tetapi, Soeharto tak setuju dengan syarat tersebut. Soebandrio tetap ditahan. Sementara itu, Tim Operasi Teladan terus melakukan perburuan tanpa bantuan Soebandrio. Namun, pada sisi lain, banyak pihak skeptis atas harta tersebut.
Para ahli menyebut harta tersebut memang tak ada. Tak sedikit pula pejabat tinggi negara berkata hal serupa, termasuk Menteri Keuangan Radius Prawiro. Dia justru skeptis atas keberadaan harta tersebut. Dia mengatakan tak ada bukti soal eksistensi dana tersebut.
Pun bila mengacu pada data sejarah, Sukarno tidak memiliki harta sebanyak itu. Sebab, fakta sejarah menunjukkan bahwa Sukarno mengalami hidup yang sulit selama menjabat sebagai Presiden RI.
Dalam wawancara dengan jurnalis AS, Cindy Adams, Sukarno mengaku bahwa gajinya selama jadi presiden hanya US$220 atau setara dengan Rp3,41 juta dengan acuan asumsi kurs hari ini, yakni Rp15.541/US$. Selain itu, Sukarno menyebut bahwa ia tidak memiliki rumah dan tanah.
Maka dari itu, wajar jika proklamator itu hidup dari istana ke istana yang dimiliki oleh negara. Bahkan, Sukarno mengaku pernah dibelikan piyama oleh duta besar saat kunjungan ke luar negeri karena ia menggunakan baju tidur yang sudah robek.
“Adakah Kepala Negara yang melarat seperti aku dan sering meminjam-minjam dari ajudannya?” kata Sukarno kepada Cindy Adams, dikutip dari Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia (1964), dikutip Senin (2/9/2024).
Lebih lanjut, Sukarno menyebut bahwa ia pernah hampir diberi gedung secara patungan oleh rakyat. Namun, sosok kelahiran 6 Juni 1901 itu menolak dengan alasan tidak ingin merepotkan.
Putra pertama Sukarno, Guntur Sukarnoputra, membenarkan pernyataan ayahnya itu. Dalam kolom opini di Media Indonesia yang diterbitkan pada 26 September 2020, Guntur menyebut bahwa kantong Sukarno “selalu tipis” bahkan sejak sebelum jadi presiden.
Ia juga menyebut tak heran kalau ayahnya kerap meminjam uang kepada sahabatnya sejak zaman pergerakan, salah satunya Agoes Moesin Dasaad.
“Sebagai presiden, Bung Karno adalah presiden yang paling miskin di dunia ini. Ia tidak punya tanah, tidak punya rumah, apalagi logam-logam mulia seperti yang digembar-gemborkan orang selama ini,” kata Guntur.
Sejarawan Indonesia, Ong Hok Ham, juga membantah rumor harta segunung Sukarno. Melalui tulisan Kuasa dan Negara (1983), Ong membantah cerita itu dan mengungkapkan fakta sejarah yang sesungguhnya.
Salah satu cerita yang disanggah adalah Sukarno yang mewarisi kekayaan kerajaan Mataram Islam.
Ong mengatakan, tidak mungkin ada seseorang mewarisi harta dari kerajaan kuno, apalagi mewariskan batangan emas. Masalahnya, harta kerajaan kuno tidak sebesar yang dibayangkan. Apalagi, saat itu Mataram Islam disebut masih punya utang kepada VOC.
Ong juga menyebut kalau kisah harta Sukarno sebenarnya bisa dipatahkan dengan argumen sederhana: jika punya emas, seharusnya Sukarno tidak melarat hingga akhir hayatnya.
Dari berbagai informasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa cerita harta karun emas 57 ton Sukarno yang selama ini beredar di masyarakat adalah informasi yang tidak akurat.
Berdasarkan data dari Refinitiv pada perdagangan hari Jumat 27 September 2024 , minyak Brent menguat 0,53% menjadi $71,98 per barel, sementara minyak WTI tercatat naik 0,75% menjadi $68,18 per barel.
Kenaikan ini melanjutkan tren positif yang juga tercermin dari penutupan perdagangan hari sebelumnya, di mana minyak Brent ditutup menguat 0,53% dari $71,60 menjadi $71,98, sementara minyak WTI terapresiasi 0,75% dari $67,67 menjadi $68,18 per barel.
Dilansir dari Reuters, meningkatnya harga minyak ini turut dipengaruhi oleh penutupan sekitar 24% dari produksi minyak di Teluk Meksiko akibat Badai Helene. Badai ini menyebabkan penghentian produksi 427.000 barel minyak per hari, dan hingga hari Jumat, sembilan platform minyak dan gas telah dievakuasi. Menurut Biro Keselamatan dan Penegakan Lingkungan (BSEE), total produksi yang hilang sejak penutupan mencapai 1,66 juta barel minyak.
Selain itu, laporan dari Baker Hughes menyebutkan bahwa jumlah rig minyak AS turun sebanyak empat rig menjadi 484, terendah sejak awal September 2024. Namun, gas rig justru mengalami kenaikan sebanyak tiga, mencapai 99 rig, tertinggi sejak akhir Juli 2024.
Menurut Kelvin Wong, analis pasar senior OANDA, kekhawatiran terkait badai dan penutupan produksi minyak di Teluk Meksiko kemungkinan akan terus menopang harga minyak dalam jangka pendek, sementara sentimen pasar juga dipengaruhi oleh potensi pemotongan suku bunga AS yang dipandang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi global dan permintaan bahan bakar.
Halevi menegaskan, siapa saja yang mengancam warga Israel akan dibasmi. Ia menegaskan perlawanan ke Hizbullah tak akan berhenti sampai di sini.
“Pasukan IDF berada dalam siaga puncak, dalam pertahanan dan penyerangan, di semua lini,” kata dia, dikutip dari Times of Israel, Minggu (28/9/2024).
“Nasrallah membunuh warga sipil Israel tanpa pandang bulu. Dia ingin perang ini berakhir dengan kehancuran Israel, kami memastikan hal itu tidak terjadi. Kami membunuhnya, dan kami akan menjadi lebih kuat,” ia menambahkan.
Lebih lanjut, Halevi menegaskan IDF tak akan membiarkan ancaman Hizbullah terus berlanjut. Pihaknya terang-terangan mengatakan akan menghancurkan kelompok militan tersebut.
Selain menghancurkan Hizbullah, IDF juga memberikan pesan untuk tetap melawan berbagai kelompok yang mengancam Israel.
“IDF memiliki misi untuk kelompok lainnya, termasuk menghancurkan organisasi teroris dan kapabilitas mereka di [Gaza]. Kami menuntut pengembalian tawanan Israel dengan selamat,” ia menuturkan.
Dikutip dari AFP, Halevi juga menyebut serangan yang menewaskan Nasrallah tersebut sudah disiapkan sejak lama.
Pasca kematian Nasrallah, Iran yang merupakan pemimpin ‘Poros Perlawanan’ memperketat pengamanan elit mereka. Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dikatakan telah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.
Diketahui, Prabowo ini akan menggantikan kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) yang sudah berlangsung selama 10 tahun. Dengan begitu, akan ada pembentukan kabinet menteri baru yang akan membantu masa kepemimpinan Prabowo-Gibran.
Meski memiliki hubungan darah dengan Prabowo, adik kandung Prabowo sekaligus Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menegaskan tak akan menjadi menteri di pemerintahan kakaknya tersebut.
Hashim mengaku sempat ditawari posisi menteri oleh Prabowo. Namun, tawaran itu dia tolak.
“Saya ditawarkan tapi saya menolak, saya kira lebih baik saya di luar,” kata Hashim di Hutan Kota by Plataran, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (31/8/2024), dikutip dari CNN Indonesia.
Selain Hashim, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga menolak permintaan Prabowo untuk membantunya sebagai menteri. Namun, Luhut mengaku siap membantu dalam ranahnya sebagai penasihat.
“Saya sudah sampaikan, beliau sudah minta. Saya sampaikan kalau untuk jadi menteri, saya tidak, tapi saya siap membantu sesuai permintaan beliau sebagai penasihat kalau itu masih diminta,” kata Luhut.
Usai masa jabatannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi berakhir, Luhut memilih untuk menikmati masa pensiun.
Terakhir, Khofifah Indar Parawansa yang kembali maju sebagai calon gubernur Jawa Timur pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 juga mengaku menolak tawaran kursi menteri.
Ia memilih untuk fokus berkompetisi di Pilkasa Jatim dengan pasangannya Emil Dardak. Diketahui, Khofifah-Emil akan berhadapan dengan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim.
Foto hitam-putih itu diunggah ke Facebook pertama kali di dalam grup Islandia Gamlar ljósmyndir oleh pengguna bernama Kristjan Hoffmann pada tahun 2016. Judulnya “Satu hal yang menarik perhatian pada gambar yang indah ini adalah pada tahun 2016”.
Sejumlah pengguna mengklaim seorang pria tampak menggunakan perangkat terlalu canggih di masa tersebut. NY Post menuliskan, pria itu begitu menonjol karena mengenakan mantel berwarna terang. Tangannya terlihat mendekat ke telinga seperti sedang menelepon dengan ponsel genggam.
Padahal, kala itu belum ada teknologi telepon genggam. Jadi sekilas, pria itu terlihat aneh berada di kerumunan masyarakat tahun 1940-an.
“Satu hal yang menarik perhatian dari gambar adalah bahwa di atas jendela, di sudut tengah gambar, seorang pria sedang bersandar dan menggunakan ponsel,” tulis Hoffman, dikutip NY Post, Selasa (29/9/2024).
“Saya tidak tahu harus berkata apa, saya tidak berpikir dia hanya berbicara di telepon..Dia dalam keadaan mematung, sendirian dan mengenakan penutup kepala yang berbeda dari yang lain serta syal dan bertingkah sama seperti kita hari ini,” ia menambahkan.
Foto ini juga pernah disebarkan melalui platform YoiTube. Di sana, gambar tersebut masuk dalam video teori konspirasi berjudul 10 Real Cases of Times Travel That Cannot Explained (10 Kasus Nyata Perjalanan Waktu yang Tidak Dapat Dijelaskan).
Namun tak semua setuju dengan teori time traveler atau penjelajah waktu. Beberapa pengguna ada yang menyatakan kemungkinan pria itu memeriksa apakah jam tangannya berfungsi hingga menyatakan kemungkinan dia sedang mengisap pipa tembakau dan menggaruk telinganya.
Pada Sabtu (28/9) waktu setempat, Hizbullah mengatakan pihaknya meluncurkan rudal jarak jauh dari Lebanon menuju wilayah Yerusalem.
Pasukan Pertahanan Israel mengkonfirmasi sirene telah berbunyi di Yerusalem setelah peluncuran tersebut.
“Beberapa saat yang lalu, sirene dibunyikan di wilayah Yerusalem setelah peluncuran dari Lebanon menuju wilayah Israel,” kata perwakilan Pasukan Pertahanan Israel (IDF), dikutip dari CNN International, Minggu (29/9/2024).
IDF mengatakan proyektil yang diluncurkan dari Lebanon telah mendarat di Tepi Barat.
Proyektil tersebut jatuh di daerah Mitzpe Hagit di wilayah pendudukan, menurut IDF. Militer mengatakan layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan sedang bekerja untuk memadamkan api.
Layanan darurat Israel Magen David Adom mengatakan pihaknya mengirim tim ke tiga lokasi dan sejauh ini tidak ada korban jiwa.
Tepi Barat adalah wilayah yang terletak antara Israel dan Yordania, rumah bagi 3,3 juta warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan militer Israel.
Wilayah ini juga merupakan rumah bagi lebih dari 700.000 pemukim Yahudi Israel, yang kehadirannya dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional.
Sebelumnya, Israel melancarkan serangan besar-besaran ke Beirut pada Jumt dan Sabtu. Aksi itu menewaskan pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah.
Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan setidaknya ada 33 orang yang terbunuh dan 195 orang terluka akibat serangan Israel.
Beberapa serangan Israel terjadi di daerah padat penduduk, meratakan bangunan tempat tinggal.
Israel mengatakan Hizbullah menyimpan senjata di gedung-gedung sipil dan menuduh kelompok tersebut menggunakan penduduk sebagai “perisai manusia”. Hizbullah telah membantah klaim Israel.
Warga sipil Lebanon mengatakan mereka tidak dapat mengindahkan peringatan militer Israel untuk menghindari tempat-tempat di mana Hizbullah beroperasi, karena kelompok tersebut adalah organisasi yang sangat tertutup. Kementerian Kesehatan mengatakan lebih dari 1.000 orang telah terbunuh sejak serangan Israel meningkat pekan lalu.
Sayyed Hassan Nasrallah, pemimpin Hizbullah yang sudah lama dikenal sebagai simbol perlawanan, dinyatakan tewas. Kelompok yang disokong Iran ini mengkonfirmasi kematian Nasrallah setelah Israel mengklaim berhasil membunuhnya dalam serangan udara di Beirut. Kematian Nasrallah menjadi pukulan telak bagi Hizbullah, yang tengah berjuang menghadapi gempuran bertubi-tubi dari Israel. Bagi Iran, kehilangan sosok sentral seperti Nasrallah di “Poros Perlawanan” tentu menjadi kemunduran besar.
Pada 24 September, sebuah serangan udara menghantam pinggiran selatan Beirut, menewaskan Ibrahim Qubaisi, komandan yang dikenal memimpin divisi roket Hezbollah. Informasi ini disampaikan oleh dua sumber keamanan di Lebanon.
Ibrahim Aqil, komandan operasi Hizbullah sekaligus anggota dewan militer tertinggi kelompok tersebut, juga tewas dalam serangan udara Israel pada 20 September di kawasan yang sama. Aqil, yang juga menggunakan nama alias Tahsin dan Abdelqader, pernah dituding oleh Amerika Serikat terlibat dalam pengeboman truk di Kedutaan Besar AS di Beirut tahun 1983 yang menewaskan 63 orang, serta serangan barak Marinir AS yang menewaskan 241 personel enam bulan kemudian.
Ahmed Wahbi, komandan yang pernah memimpin pasukan khusus Radwan dalam perang Gaza, tewas dalam serangan Israel pada 20 September. Ia terbunuh bersama beberapa komandan puncak lainnya dalam serangan yang menghantam pinggiran Beirut.
Pada 30 Juli, Israel melancarkan serangan udara di Beirut yang menewaskan Fuad Shukr, tangan kanan Hassan Nasrallah dan salah satu komandan militer tertinggi Hezbollah. Shukr telah menjadi figur penting dalam Hezbollah sejak organisasi ini dibentuk oleh Garda Revolusi Iran lebih dari empat dekade lalu. Amerika Serikat sempat memberlakukan sanksi terhadap Shukr pada 2015 karena dugaan keterlibatannya dalam pengeboman barak Marinir AS di Beirut tahun 1983.
Serangan udara Israel pada 3 Juli menewaskan Mohammed Nasser, yang menurut Israel bertanggung jawab atas penembakan roket dari Lebanon selatan ke wilayah Israel. Nasser adalah komandan senior Hizbullah yang memimpin operasi di perbatasan.
Taleb Abdallah, seorang komandan lapangan senior Hezbollah, tewas pada 12 Juni dalam serangan yang dilakukan Israel. Israel mengklaim serangan ini berhasil menghancurkan pusat komando Hizbullah di Lebanon selatan.
Meski di bawah Kementan, Sudaryono mengatakan, tidak akan mengubah organisasi perusahaan plat merah tersebut.
“Kementan perlu menjadi leading sector pangan, mulai dari hulu hingga ke hilir. Sebab, selama ini lembaga-lembaga di bidang pangan terkesan berjalan sendiri-sendiri,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (27/9/2024).
“Kita ingin bagaimana, ini kita tidak mengubah organisasi. Intinya organisasi tetap ada di situ semua tapi ‘Ketua Kelasnya’ adalah Menteri Pertanian. Karena selama ini pupuknya yang ngurus Menteri BUMN, perdagangan pupuknya Menteri Perdagangan. Kemudian si petani yang ngurus pertanian. Begitu panen Bulog punya BUMN lagi. Kita tidak bisa perintah Bulog untuk menyerap hasil panen petani,” cetus Sudaryono.
Usulan itu rencananya bakal diajukan melalui Peraturan Presiden (Perpres) terkait pengelolaan pertanian yang akan dilakukan pada tahun depan. Perpres itu diharapkan dapat meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian nasional. Sementara di hilir, stabilitas harga dan pasokan pangan dapat terjaga dengan baik.
“Tahun depan kita coba mengajukan Peraturan Presiden di mana nanti Pupuk Indonesia, termasuk Bulog dan Kementerian Pertanian menjadi satu (perintah di bawah Kementan),” ungkapnya.
Di sisi lain, dia meminta, Pupuk Indonesia sebagai perusahaan negara tidak hanya mencari keuntungan saja. Tetapi juga bertanggungjawab dalam menggenjot produktivitas pertanian nasional.
“Apalagi, alokasi kuota pupuk subsidi di tahun 2024 telah ditambah dari 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton. Sehingga hal ini akan memberikan rasa optimistis dalam mewujudkan swasembada pangan,” tukasnya.
“Tanggung jawab Pupuk Indonesia tidak hanya cari untung, tapi bagaimana juga tanggung jawab produktivitas pertanian kita naik,” pungkas Sudaryono.
Foto: Sejumlah kendaraan antre untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di SPBU kawasan Jakarta, Rabu (1/3/2023). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi mengatakan, saat ini pihaknya tengah mendalami lebih lanjut untuk menemukan mekanisme yang tepat agar distribusi BBM subsidi lebih rapi dan tepat sasaran.
“Kita sedang dalami untuk melihat bahwa seperti apa sih tujuan pemerintah agar BBM ini diterima oleh yang berhak, sesuai dengan kebutuhannya. Untuk menuju ke sana, sedang dicari mekanisme yang pas agar tidak membuat, apa namanya, biar distribusinya rapilah di lapangan,” ucap Agus ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (27/9/2024).
Agus mengakui, apabila hasil evaluasi terkait kebijakan pengetatan subsidi BBM tidak segera diselesaikan, ada kemungkinan kebijakan tersebut tidak akan diterapkan pada pemerintahan Presiden Jokowi. Hal ini menunjukkan bahwa penerapannya kemungkinan akan bergeser ke pemerintahan berikutnya.
“Ya, kalau kita selesai evaluasinya dan semua sepakat, ya bisa aja. Jadi, intinya itu sampai kesiapannya,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan aturan mengenai siapa saja yang berhak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite dan Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar Subsidi masih dalam pembahasan.
Oleh sebab itu, menurutnya aturan yang akan termuat di dalam Peraturan Menteri ESDM itu belum akan terbit dalam waktu dekat ini. Hal ini sekaligus mengoreksi pernyataan Bahlil sebelumnya yang sempat menyebut bahwa semula aturan ini akan diberlakukan mulai 1 Oktober 2024.
“Feeling saya belum (Oktober). Feeling saya belum,” kata Bahlil ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (20/9/2024).
Bahlil mengatakan pihaknya masih membahas aturan ini secara detail, sehingga dapat mencerminkan asas keadilan. Mengingat, selama ini penyaluran BBM bersubsidi masih belum tepat sasaran.
“Apa yang saya maksudkan keadilan? Targetnya adalah bagaimana subsidi yang diturunkan BBM itu tepat sasaran. Jangan sampai tidak tepat sasaran. Formulasinya seperti apa? Harus sampai di tingkat petani, nelayan. Nah, karena itu sekarang kita lagi godok,” kata dia.
Beberapa waktu lalu, Bahlil menargetkan pelaksanaan pengetatan kriteria pengguna BBM subsidi ini akan diberlakukan mulai 1 Oktober 2024 ini. Aturan tersebut nantinya akan termuat di dalam Peraturan Menteri ESDM.
“Memang ada rencana begitu (1 Oktober). Karena begitu aturannya keluar, Permen-nya keluar, itu kan ada waktu untuk sosialisasi. Nah, waktu sosialisasi ini yang sekarang saya lagi bahas,” kata Bahlil ditemui usai Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (27/8/2024).
Berdasarkan informasi yang diterima CNBC Indonesia, pemerintah sempat berencana kriteria pengguna BBM subsidi akan ditentukan berdasarkan kapasitas mesin mobil atau Cubicle Centimeter (CC). Adapun untuk yang masih berhak mengisi BBM Solar subsidi maksimal mobil dengan kapasitas mesin 2.000 CC, sementara BBM Pertalite maksimal 1.400 CC.
Artinya, mobil di atas 2.000 CC tidak akan berhak mengisi BBM Solar subsidi dan mobil di atas 1.400 CC tidak akan diizinkan mengisi BBM Pertalite.
Batalnya rencana pengetatan kriteria pengguna BBM subsidi ini selang sepekan sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar anggota kabinetnya tidak mengeluarkan kebijakan yang ekstrem jelang pergantian pemerintahan.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna terakhir pada Jumat (13/09/2024) di IKN, Kalimantan Timur, Presiden Jokowi meminta kepada para Menteri Kabinet Indonesia maju untuk tidak membuat kebijakan-kebijakan yang ekstrem, khususnya yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.
Jokowi meminta untuk menjaga situasi yang kondusif demi stabilitas untuk tetap tumbuh dalam melakukan pembangunan. Hal ini untuk memastikan untuk tidak ada riak-riak gejolak sampai pada pemerintahan berikutnya atau dalam hal ini pemerintahan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto.
“Artinya kita harus bisa menjaga daya beli masyarakat, jaga inflasi, jaga pertumbuhan, jaga keamanan, jaga ketertiban, dan jangan membuat kebijakan2 yang ekstrim terutama yang berkaitan dalam hajat orang banyak, yang berpotensi merugikan masyarakat luas, yang berpotensi menimbulkan gejolak,” ungkap Jokowi di Sidang Kabinet Paripurna terakhir di IKN, Jumat (13/9/2024).