IHSG Ditutup Naik Tipis, tapi Gagal Balik Ke 7.600-an

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis pada akhir perdagangan Kamis (31/10/2024), setelah sempat menguat ke level psikologis 7.600 pada awal sesi I hari ini.

IHSG ditutup naik tipis 0,06% ke posisi 7.574,02. IHSG sempat menyentuh kembali level psikologis 7.600 pada awal sesi I hari ini dan sepanjang perdagangan sesi II. Sayangnya, penguatan IHSG terpangkas di akhir perdagangan hari ini.

Nilai transaksi indeks pada hari ini mencapai sekitar Rp 13 triliun dengan melibatkan 21 miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 1,4 juta kali. Sebanyak 294 saham naik, 285 saham terkoreksi, dan 208 saham stagnan.

Secara sektoral, sektor kesehatan dan energi menjadi penyokong terbesar IHSG di akhir perdagangan hari ini yakni masing-masing mencapai 2,11% dan 1,31%.

Sementara dari sisi saham, emiten bank Himbara raksasa PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan emiten energi baru terbarukan konglomerasi Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi penyokong terbesar IHSG pada hari ini yakni masing-masing 13 dan 4,8 indeks poin.

IHSG rebound setelah enam hari beruntun merana. Kinerja keuangan beberapa perbankan besar pada kuartal III-2024 yang cenderung masih positif membuat pasar kembali melirik saham-saham perbankan besar setelah merana dalam beberapa hari terakhir.

Adapun empat perbankan raksasa sudah merilis kinerja kuartal III-2024. Pertama yakni BBCA, di mana laba bersihnya mencapai Rp 41,1 triliun, tumbuh 12,8% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal III-2024, dari setahun sebelumnya sebesar Rp 36,4 triliun.

Kemudian, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) membukukan laba Rp16,3 triliun hingga September 2024, naik 3,52% secara tahunan (yoy).

Selanjutnya BBRI di mana Laba kepada para pemilik induk senilai Rp45,06 triliun pada periode Januari hingga September 2024 atau naik tipis 2,4% dari perolehan pada periode yang sama tahun lalu (yoy).

Terakhir BMRI yang resmi mengantongi laba bersih sebesar Rp 42 triliun pada kuartal III-2024, tumbuh 7,56% secara tahunan (yoy).

Meski kinerja perbankan raksasa masih positif hingga kuartal III-2024, tetapi pasar tampaknya masih cenderung wait and see menanti rilis data ekonomi di luar maupun dalam negeri, di mana pada Jumat besok menjadi hari yang amat penting bagi pelaku pasar karena banyaknya data yang akan dirilis.

di kawasan Asia, China terpantau akan merilis Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufacturing untuk periode Oktober 2024 pada Kamis (31/10/2024). Proyeksinya PMI Manufaktur China akan meningkat dari 49,8 menjadi 50,1 atau dari level kontraksi menjadi ekspansif.

Jika aktivitas manufaktur China benar-benar pulih, hal ini akan memberikan sentimen positif bagi Indonesia yang merupakan mitra dagang utamanya karena akan kembali menggenjot ekspornya.

Selain itu, bank sentral Jepang (Bank of Japan/BoJ) juga akan merilis data suku bunga acuannya untuk periode Oktober. Saat ini konsensus menilai bahwa BoJ masih akan kembali menahan suku bunga acuan jangka pendek di sekitar 0,25%.

Hal penting lainnya dari BoJ yakni pada saat yang bersamaan akan dirilis laporan prospek kuartalan BoJ yang akan memberikan penilaian terhadap ekonomi Jepang.

Dari dalam negeri, pasar menanti rilis inflasi dan aktiitas manufaktur Indonesia pada Jumat (1/11/2024). S&P Global akan merilis PMI Manufacturing untuk Indonesia. Hal ini menjadi penting karena kita dapat melihat kondisi aktivitas manufaktur di Indonesia apakah sudah membaik atau tidak.

Begitu juga data indeks harga konsumen (IHK) atau data inflasi, di mana hal ini juga penting karena kita dapat melihat apakah Indonesia akan kembali mengalami deflasi secara bulanan atau mulai kembali bangkit dan mencatatkan inflasi secara bulanan.

Bisnis Data dan IT Tumbuh Pesat, Telkom Cetak Laba Rp 17,67 Triliun

The logo of Indonesia's largest telecommunications services company PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) is seen at Plasa Telkom building in Jakarta, April 30, 2018. REUTERS/Beawiharta

Emiten telekomunikasi pelat merah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp17,67 triliun (yoy).

Berdasarkan laporan keuangan yang berakhir pada 30 September 2024, pendapatan Telkom naik menjadi Rp112,21 triliun, dari setahun sebelumnya Rp111,23 triliun. 

Pertumbuhan ini didorong oleh kontribusi bisnis Data, Internet & IT Services yang naik sebesar 7,2% YoY menjadi Rp67,9 triliun. Laba bersih operasional tercatat sebesar Rp18,6 triliun dengan margin laba bersih operasional 16,6%.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan Telkom terus melakukan transformasi digital di tengah tantangan industri dan kondisi pasar yang makin tidak menentu.

“Pertumbuhan lalu lintas data yang pesat dan kontribusi signifikan dari bisnis digital adalah bukti bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital semakin tinggi, dan Telkom senantiasa hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” katanya.

Sementara itu, beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi sebesar Rp29,97 triliun, naik tipis dari setahun sebelumnya sebesar Rp28,86 triliun. Beban penyusutan dan amortisasi juga naik menjadi Rp24,25 triliun.

Kemudian, beban karyawan yang tercatat menjadi Rp13,15 triliun dari setahun sebelumnya Rp11,67 triliun. Begitu pula dengan beban interkoneksi, beban umum dan administrasi, dan beban pemasaran, masing-masing naik menjadi Rp5 triliun, Rp4,92 triliun, dan Rp2,5 triliun, per kuartal III-2024.

Penghasilan pendanaan Telkom naik menjadi Rp1,02 triliun dari sebelumnya Rp758 miliar. Sementara biaya pendanaan menjadi Rp3,85 triliun dari setahun sebelumnya Rp3,46 triliun.

Jumlah aset Telkom juga ikut menyusut menjadi Rp285,13 triliun dari akhir Desember 2023 sebesar Rp287,04 triliun.

IHSG Ditutup Loyo Lagi, Sudah 6 Hari Merana

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada akhir perdagangan Rabu (30/10/2024), di mana sudah enam hari beruntun IHSG merana.

IHSG ditutup terkoreksi 0,48% ke posisi 7.569,85. IHSG pun terkoreksi ke level psikologis 7.500 pada perdagangan hari ini.

Nilai transaksi indeks pada hari ini mencapai sekitar Rp11,2 triliun dengan melibatkan 18 miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 1,3 juta kali. Sebanyak 234 saham menguat, 354 saham melemah, dan 191 saham stagnan.

Secara sektoral, sektor konsumer primer dan teknologi menjadi penekan terbesar IHSG di akhir perdagangan hari ini yakni masing-masing mencapai 1,21% dan 1,14%.

Sementara dari sisi saham, dua emiten bank raksasa yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) serta emiten energi baru terbarukan konglomerasi Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi penekan terbesar IHSG pada hari ini yakni masing-masing 9,9, 6,7, dan 4,8 indeks poin.

IHSG kembali merana di tengah belum membaiknya sentimen global. Dari Amerika Serikat (AS), ada kabar buruk di mana Lowongan pekerjaan di AS turun ke level terendah dalam lebih dari 3,5 tahun pada September lalu, yang menunjukkan bahwa Badai Helene dan Milton sementara waktu memengaruhi permintaan tenaga kerja.

Departemen Tenaga Kerja AS pada Selasa kemarin disertai oleh survei dari Conference Board yang menunjukkan persepsi konsumen tentang pasar pekerjaan meningkat signifikan pada bulan Oktober, mendorong kepercayaan konsumen ke level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir.

Lowongan pekerjaan, sebagai ukuran permintaan tenaga kerja, turun 418.000 menjadi 7,443 juta pada akhir September, level terendah sejak Januari 2021, menurut laporan Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS.

Sementara itu, data Agustus direvisi turun menjadi 7,861 juta dari laporan sebelumnya yang menyebut 8,040 juta. Ekonom yang disurvei oleh Reuters sebelumnya memperkirakan jumlah lowongan pekerjaan akan mencapai 8,00 juta. Terdapat 1,09 pekerjaan untuk setiap orang yang menganggur, hampir tidak berubah dari 1,10 di Agustus.

Hitung UMP 2025 Pakai Rumus Lama? Menaker Jawab Begini

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. (Istimewa)

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker RI), Yassierli mengungkapkan bahwa proses penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025 masih belum berlangsung. Namun, ia belum dapat memastikan bagaimana formula perhitungan UMP yang akan digunakan pemerintah.

Yassierli mengatakan, penetapan UMP 2025 akan dilaksanakan pada Kamis, 21 November 2024 mendatang. Ia menyebut, saat ini pihaknya masih menunggu data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“UMP ini, kan, kita masih punya waktu, tanggal 21 November untuk provinsi. Jelas kita akan mengeluarkan surat edaran,” kata Yassierli usai rapat kerja (raker) bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Rabu (30/10/2024).

“Sebelum itu tentu kami akan menghitung dulu, ya, sesuai dengan data BPS yang tanggal 6 (November) masuk. Dari situ kita akan melakukan simulasi perhitungan, inflasi berapa, pertumbuhan ekonomi berapa. Dari situ nanti kita akan lihat apa yang bisa kita lakukan,” lanjutnya.

Terkait formula perhitungan UMP yang digunakan, Yassierli mengaku masih belum dapat memastikan lebih lanjut, apakah masih menggunakan rumus lama. Ia menegaskan, Kemnaker RI masih belum mengetahui hasil perhitungan.

“Kalau formulanya, kan, sudah ada, tapi, kan, tadi saya katakan kita belum tahu hasil hitungnya seperti apa. Kemudian kami juga tentu harus melaporkan kepada Pak Presiden,” ujar Yassierli.

“Kita lihat saja nanti,” sambungnya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan sebagai pengganti PP Nomor 36 Tahun 2021. Pada aturan tersebut juga mencakup formula perhitungan baru Upah Minimum.

Dalam pasal 26 aturan PP Nomor 51 Tahun 2023, formula perhitungan Upah Minimum mencakup tiga variabel yaitu Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Indeks Tertentu (disimbolkan dalam bentuk α). Indeks tertentu berada dalam rentang nilai 0,10 sampai dengan 0,30.

Adapun rumus formula perhitungan upah minimum adalah sebagai berikut.

UMP = inflasi + (pertumbuhan ekonomi X indeks tertentu/α)

BSI (BRIS) Punya Produk Pembiayaan yang Tumbuh 143% & Bebas NPF

Suasana nasabah saat menunggu layanan di Bank BSI di Kantor Cabang BSI Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (10/5/2023). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. membukukan pembiayaan sebesar Rp267 triliun, naik 15,28% secara tahunan (yoy) per September 2024. 

Direktur Manajemen Risiko Grandhis Helmi Harumansyah mengatakan bahwa seluruh segmen pembiayaan bank tumbuh dengan baik. Pertumbuhan tertinggi dicatat oleh segmen konsumer, yakni 16,27% yoy. Lalu ritel 17,3% yoy dan wholesales atau korporasi 12,17% yoy.

Dari total seluruh segmen pembiayaan, kata Grandhis, produk pembiayaan emas terbilang menarik. “Saya notes, dari berbagai produk, pembiayaan cicil emas tumbuh peningkatan cukup besar 143,41% dan NPF 0,0%. Jadi produk ini merupakan produk yang unik di BSI, dan juga potensi untuk tumbuh kembang besar seiring peningkatan tren investasi emas,” katanya dalam konferensi pers paparan kinerja kuartal III-2024, Selasa (29/10/2024).

Dia melanjutkan pertumbuhan pembiayaan emas seiring dengan tren investasi di Indonesia, didorong imbal hasil yang menarik dari instrumen investasi tersebut. Sebagaimana diketahui dalam beberapa tahun terakhir harga emas naik. Per September 2024 harga emas tumbuh 102,09%, dibandingkan dengan posisi 2019. 

“Jadi ini peluang besar bagi nasabah yang long term. Pertumbuhan dari sisi nasabah jumlahnya meningkat, dan fee based income-nya juga naik,” katanya. 

Lebih rinci, pertumbuhan jumlah nasabah di bisnis gadai emas tumbuh 9,03% yoy dan cicil emas tumbuh 81,52% yoy. 

Sementara itu, secara umum kualitas aset BSI membaik. hal ini terlihat dari financing at risk atau LAR yang turun menjadi 7,6% per September 2024. Pada Desember 2022 pembiayaan dalam risiko BSI sebesar 12,4%.

KAS138

Raksasa Tekstil Sritex Pailit, ini Bedanya Dengan Bangkrut

Pabrik Sritex (Bloomberg via Getty Images/Bloomberg)

Emiten tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex resmi dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang pada Kamis (24/10/2024), di mana putusan ini setelah Sritex melewati masalah utang yang menggunung.

Sebagaimana tertuang dalam putusan dengan nomor perkara 2/Pdt.Sus-Homologasi/2024/PN Niaga Smg, PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya telah lalai dalam memenuhi kewajiban pembayarannya kepada PT Indo Bharat Rayon, selaku pemohon, berdasarkan Putusan Homologasi tanggal 25 Januari 2022.

“Menyatakan PT Sri Rejeki Isman Tbk, PT Sinar Pantja Djaja, PT Bitratex Industries, dan PT Primayudha Mandirijaya pailit dengan segala akibat hukumnya,” mengutip petitum melalui SIPP PN Semarang, Kamis (24/10/2024).

Sebelum putusan ini, Sritex sempat tenggelam karena terbentur utang yang menggunung. Hingga September 2022, total liabilitas SRIL tercatat US$ 1,6 miliar atau setara dengan Rp 25,04 triliun (kurs=Rp15.700/US$).

Jumlah tersebut didominasi oleh utang-utang yang memiliki bunga seperti utang bank dan obligasi. Jika benar-benar karam karena terbentur utang, maka Sritex bakal tinggal nama.

Sebelum terjadi putusan pailit ini, Sritex ini seringkali diisukan bangkrut mengingat pendapatan yang anjlok karena adanya pandemi Covid-19. Lalu apa bedanya pailit dengan bangkrut?

Melansir website resmi Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, kepailitan adalah proses penyelesaian sengketa bisnis melalui litigasi di pengadilan niaga. Proses ini diatur oleh Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, yang disingkat UUK 2004

Menurut pasal 1 angka 1 UUK 2004, kepailitan merupakan sita umum terhadap semua aset debitur yang mengalami kepailitan, yang dikelola dan diselesaikan oleh kurator di bawah pengawasan hakim pengawas sesuai dengan ketentuan undang-undang ini.

Dari definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa inti dari kepailitan adalah suatu proses yang mencerminkan kesulitan debitur dalam menyelesaikan kewajiban utangnya kepada kreditur, yang pada akhirnya dinyatakan oleh pengadilan sebagai pailit.

Pihak yang dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan pernyataan pailit di Pengadilan Niaga meliputi kreditur, debitur, Bank Indonesia, Menteri Keuangan, Badan Pengawas Pasar Modal, dan jaksa.

Sebelum mengajukan permohonan pernyataan pailit, terdapat dua syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Syarat-syarat tersebut diatur dalam pasal 2 ayat (1) UUK 2004, yaitu:

Setelah permohonan tersebut diterima oleh pengadilan, akan dilakukan sidang pemeriksaan, dan putusan pailit harus dibacakan paling lambat 60 (enam puluh) hari setelah tanggal pendaftaran permohonan.

Kepailitan membatasi kewenangan debitur pailit, terutama terkait harta kekayaan. Kewenangan untuk mengelola dan menyelesaikan asetnya beralih ke kurator. Debitur pailit hanya boleh melakukan tindakan hukum terkait harta jika tindakan tersebut dapat menambah aset pailit.

Jika ada tindakan hukum yang berpotensi merugikan kreditur atau mengurangi aset pailit, kurator dapat meminta pembatalan tindakan tersebut. Selain itu, debitur pailit harus berkonsultasi dengan kurator sebelum melakukan tindakan hukum yang berkaitan dengan harta kekayaan untuk mencegah kerugian.

Tentunya, pailit dengan bangkrut memiliki definisi dan kondisi yang berbeda. Biasanya, perusahaan yang terkena pailit, belum tentu kedepannya dapat bangkrut jika perusahaan tersebut masih dapat diselamatkan, baik melalui bantuan keuangan oleh pihak-pihak tertentu, maupun upaya perusahaan sendiri yang ingin melunasi kewajiban-kewajibannya.

Sebaliknya, perusahaan yang telah bangkrut biasanya akan memasuki masa pailit. Jika pailit tersebut tak bisa selesai, maka potensi bangkrutnya pun besar.

Lalu bagaimana perbedaan definisi dan kondisi perusahaan yang pailit atau bangkrut? Berikut penjelasannya

Chip Otak Elon Musk Minggir, Ini Lebih Canggih

Logo Neuralink dan foto Elon Musk. (REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Foto)

pesaing. Bahkan, tak jarang yang lebih canggih.

Misalnya saja Science Corporation yang digadang-gadang sebagai pemimpin untuk teknologi Brain-Computer Interface (BCI) semacam Neuralink.

Bedanya, Neuralink lebih fokus menanam chip otak untuk pasien lumpuh, agar mereka bisa melakukan perintah dan beraktivitas hanya dengan mengandalkan telepati.

Sementara itu, Science Corporation baru-baru ini mengumumkan hasil uji coba klinis untuk implan retina PRIMA. Hasilnya, implan tersebut mampu mengembalikan penglihatan pasien yang kehilangan kemampuan mereka.

Mereka bisa mengerjakan tugas-tugas layaknya mata normal, seperti membaca dan mengenali wajah.

“Hasil ini mendemonstrasikan pencapaian pada pengobatan pasien yang kehilangan penglihatan karena isu umur atau hal lainnya. Untuk pertama kalinya, kami mampu memulihkan kemampuan penglihatan secara penuh,” kata Profesor Frank Holz, Koordinator Keilmuwan di studi PRIMAvera.

“Sebelum ini, tak pernah ada pengobatan yang nyata untuk meningkatkan penglihatan pasien,” ia menambahkan.

Pengujian klinis PRIMA yang disebut PRIMAvera telah melakukan uji coba terhada 38 pasien yang mengalami gangguan penglihatan karena masalah pada retina atau disebut geographoc atrophy (GA). Mereka diberikan implan sistem retina PRIMA untuk memulihkan penglihatan.

Menurut Institusi Kesehatan Nasional Amerika Serikat (AS), ada sekitar 1 juta kasus GA di AS dan terdapat 160.000 kasus baru setiap tahunnya.

American Academy of Ophthalmology memprediksi ada 8 juta orang yang terdeteksi GA di seluruh dunia. Kebanyakan memiliki faktor risiko yang meningkat seiring bertambahnya usia dan rekam jejak keluarga.

Satpol PP ingatkan warga untuk daftarkan kegiatan di HBKB

Satpol PP ingatkan warga untuk daftarkan kegiatan di HBKB

Satpol PP DKI Jakarta kembali mengingatkan kelompok masyarakat yang ingin mengadakan acara atau kegiatan saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, agar tidak dihentikan oleh petugas.

Kepala Bidang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP DKI Jakarta, Tamo Sijabat, mengatakan bahwa pihaknya terpaksa menghentikan kegiatan dari partisipan karena tidak mengantongi izin.

“Penyelenggara kegiatan, beserta pihak terkait lainnya sudah diperiksa indentitasnya dan untuk selanjutnya akan diproses sesuai ketentuan,” kata Tamo dalam pesan tertulis di Jakarta, Minggu.

Tamo menjelaskan bahwa pihaknya terpaksa membubarkan kegiatan karena belum terdaftar dalam perizinan partisipan kegiatan HBKB dan kegiatan itu dinilai mengganggu mobilitas masyarakat yang beraktivitas di sekitar Bundaran HI.

Adapun masyarakat yang ingin mengadakan acara pada pelaksanaan HBKB perlu mengajukan pemberitahuan dan pendaftaran kepada Kelompok Kerja Penyelenggara HBKB yang diketuai oleh Dinas Perhubungan.

Hal itu sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 509 Tahun 2016 tentang Tim Kerja HBKB.

Pemanfaatan kegiatan HBKB tersebut juga merujuk pada Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2016 tentang pelaksanaan HBKB, yakni pada Pasal 7 (ayat 1) yang mengatur jalur HBKB hanya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang bertema lingkungan hidup, olahraga dan seni budaya.

Pada ayat 2, diatur bahwa HBKB tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan partai politik dan SARA serta orasi ajakan yang bersifat menghasut.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap memahami dan mengikuti ketentuan dalam beraktivitas di ruang publik pada saat pelaksanaan HBKB Sudirman Thamrin dengan mendaftarkan diri sebagai partisipan kegiatan melalui website hbkb.jakarta.go.id.

https://toughtgwin.com/

Benarkah BRICS telah luncurkan uang kertas?

Benarkah BRICS telah luncurkan uang kertas?

Blok ekonomi BRICS ramai disebut telah meluncurkan uang kertas dalam pertemuan tahunan yang digelar para anggotanya di Kazan, Rusia, pada 22-24 Oktober 2024.

Uang tersebut digadang-gadang menjadi pengganti dolar Amerika Serikat, yang digunakan sebagai alat pembayaran resmi para negara anggota BRICS.

Di Indonesia, kabar tersebut riuh dibicarakan karena terdapat tulisan “Republik Indonesia” dalam uang kertas diduga milik BRICS yang beredar di berbagai jejaring media sosial di Tanah Air.

Inilah mata uang BRICS yg baru diluncurkan di Kazan, Russia. RI diwakili Menlu Sugiono. Mata uang BRICS adalah pengganti US$ Amerika dan bisa diperdagangkan hanya ke sesama anggota BRICS. Mantap, jadi RI tdk tergantung hanya ke US$,” demikian isi salah satu narasi milik pengguna X yang membahas soal peluncuran mata uang BRICS pada pekan keempat Oktober 2024.

Narasi serupa juga dibagikan pengguna media sosial, dengan disertai gambar Presiden Rusia Vladimir Putin yang sedang memegang uang kertas BRICS. 

Lalu, benarkah blok BRICS telah luncurkan uang kertas?

Penjelasan:
Menurut penelusuran ANTARA, gambar uang kertas yang diklaim diluncurkan BRICS pada 2024 ini, ternyata juga telah beredar di media sosial sekitar Agustus-September 2023. Tidak lama usai KTT BRICS 2023 digelar pada 22-24 Agustus.

Namun, mengacu laporan “Apa itu mata uang BRICS dan tujuannya?”, negara-negara BRICS hingga 2024 belum memiliki mata uang sendiri. 

Mata uang BRICS masih dikembangkan dan belum ada pengumuman resmi tentang peluncurannya. Hingga saat ini, anggota BRICS masih menggunakan mata uang nasional masing-masing untuk transaksi perdagangan.

Lenta.ru, media Rusia yang terafiliasi dengan Grup Media Rambler, melaporkan bahwa juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan uang kertas yang dipegang Presiden Putin saat KTT BRICS 2024 merupakan uang kertas simbolis yang diberikan oleh salah satu peserta pertemuan dari Rusia.

Media Rusia Vladdy.ru juga menjelaskan bahwa pengusaha Kirzhach, Evgeniy Fedorov, adalah inisiator pembuat uang kertas simbolis BRICS yang diterima Presiden Putin di KTT BRICS 2024.

Uang kertas tersebut dicetak di percetakan Kirzhach bersama dengan perusahaan Arm-Register, dan diterbitkan dalam pecahan 50 BRICS.

https://kadobetslot.online/

UMKM Ubi Jalar Ini Rasakan Dampak Positif Pendampingan BRI

Dok BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai inisiatif strategis. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Bazaar UMKM BRILiaN yang diadakan di Area Taman BRI, Jakarta, pada Jumat (18/10/2024).

Acara ini diikuti oleh Sayat yang merupakan salah satu UMKM binaan BRI yang menghasilkan produk unggulan dari Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, yaitu Keripik Ubi Jalar. Produk tersebut merupakan bagian dari Program Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades).

Keripik Ubi Jalar dari Kubu Raya merupakan inovasi lokal yang memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di daerah tersebut. Pengembangan produk ini berawal dari kondisi harga ubi jalar yang terus menurun, sehingga mendorong para pelaku UMKM untuk menciptakan nilai tambah melalui pengolahan produk mentah menjadi camilan bernilai tinggi.

Dengan pendampingan dan pembiayaan dari BRI, UMKM ini berhasil meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta memberdayakan masyarakat lokal, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang berperan dalam proses produksi. Produk keripik berbahan baku ubi jalar dibanderol Rp10.000 per kemasan.

Selain berpartisipasi dalam bazaar ini, UMKM Keripik Ubi Jalar Kubu Raya juga merasakan manfaat dari program Desa BRILiaN yang memberikan mereka akses pasar yang lebih luas melalui platform digital dan dukungan pemasaran yang diberikan oleh BRI.

Sayat mengatakan, dukungan tersebut tidak hanya berupa pembiayaan, tetapi juga kemudahan transaksi melalui BRImo dan sistem pembayaran digital berbasis QRIS, yang membantu memperlancar operasional bisnis. Mantri pendamping juga secara aktif memberikan edukasi mengenai kemudahan dan pentingnya melakukan transaksi secara digital.

“Alhamdulillah sampai saat ini kami didampingi oleh BRI, khususnya mantri untuk bisa mendapatkan link promosi dan penjualan produk kami,” ujar Sayat, ditulis Rabu (23/10/2024).

Sayat pun berharap BRI dapat terus menjadi mitra UMKM Indonesia sekaligus menjalin sinergi dengan pelaku usaha di desa. Bazaar UMKM BRILiaN tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk memperkenalkan produk-produk Klaster UMKM kepada masyarakat luas, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen BRI dalam memberikan pendampingan yang komprehensif kepada pelaku UMKM. Melalui berbagai kegiatan edukasi, BRI terus mendorong para pelaku usaha mikro untuk memanfaatkan teknologi dan inovasi guna meningkatkan daya saing produk lokal.

Senior Executive Vice President (SEVP) Ultra Mikro BRI Muhammad Candra Utama mengapresiasi pencapaian Klaster UMKM Keripik Ubi Jalar ini. Klaster UMKM Keripik Ubi Jalar di Kubu Raya merupakan contoh nyata bagaimana potensi lokal dapat dioptimalkan menjadi produk yang memiliki daya saing.

“Melalui pendampingan intensif dari BRI, UMKM ini mampu tumbuh dan merambah pasar yang lebih luas. Kami yakin dengan inovasi yang terus berkelanjutan serta perluasan akses pasar, usaha ini akan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal yang signifikan,” ungkapnya.

Melalui program pendampingan berkelanjutan, BRI berharap produk keripik ubi jalar ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat lokal maupun nasional.

BRI berkomitmen untuk terus mendukung UMKM di seluruh Indonesia melalui layanan pembiayaan, pendampingan, serta pelatihan yang bertujuan membantu UMKM naik kelas dan berkontribusi pada perekonomian nasional.

https://kas138vip.org/