“Target nanti 28 Oktober akan di-launching (diluncurkan) sekaligus operasi Koperasi-Koperasi yang ada di desa itu,” kata Zulhas.
Zulhas menjelaskan nantinya Koperasi Desa Merah Putih ini akan memotong rantai pasok yang panjang hingga ke desa. Selain menyalurkan sembako langsung dari produsen, koperasi ini juga akan dipergunakan sebagai penyaluran bantuan pemerintah seperti pupuk bersubsidi, hingga gas elpiji.
“Sekaligus juga menjadi BRI Link dan BNI, di situ bisa simpan pinjam juga akan memotong selain pasok juga memotong rentenir-rentenir dan pinjol,” kata Zulhas.
Selain itu menurut Zulhas saat ini ada 130 ribu koperasi yang kondisinya stagnan. Nantinya melalui Musyawarah Desa Khusus bisa mengusulkan untuk diubah menjadi Koperasi Desa Merah Putih.
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi mengungkapkan targetnya pada Juni 80.000 Koperasi Desa Merah Putih sudah selesai terkait legalitasnya. Namun dioperasikan pada Oktober mendatang.
“Oktober itu operasional, legalitas Juni sudah selesai semua,” katanya.
Ia menjelaskan nantinya pengurus maupun ex-officio sebagai ketua pengawas koperasi ini berasal dari Musyawarah Daerah Khusus (Musdesus). Budi mengklaim antusiasme nya juga sudah cukup tinggi, dari laporan Musdesus yang dilakukan di banyak desa.
“Ini sudah antusiasme tinggi, ini makanya saya yakin akhir bulan ini bisa sekitar 50.000 – 60.000 bahkan dalam waktu cepat itu bisa 80.000 antusiasme tinggi di seluruh daerah,” kata Budi.
Direktur Keuangan PGEO Yurizki Rio mengatakan, hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi kondisi ketidakpastian global saat ini, sehingga pada akhirnya bisa menekan impor, mengurangi ketergantungan dari negara lain, serta bisa meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
“Localize smartly sebenarnya this is very much aligned, ya, dengan program kami yang kita ingin membangun co-generation power plant sebesar 230 MW, di mana ada important component atau important equipment yang bernama heat exchangers. Setelah kita assess, sebenarnya tidak begitu rumit untuk kita manufacture di Indonesia,” jelasnya kepada CNBC Indonesia dalam program Energy Corner, Kamis (8/5/2025).
Lebih lanjut, Yurizki menilai jika komponen untuk PLTP dalam negeri bisa diproduksi oleh domestik, maka terdapat berbagai penghematan yang bisa dilakukan.
“Jadi, kalau kita bisa manufacture ini, kita akan reduce our dependency on import on heat exchangers. Itu bisa saving a lot of time, a lot of cost,” ungkapnya.
Bahkan, dia menilai manufaktur dalam negeri juga bisa membuka potensi untuk insentif kepada pemerintah ke depannya.
“Membuka potensi kita untuk mendapatkan further fiscal incentive kepada pemerintah nanti ke depannya,” tandasnya.
Seperti diketahui, Indonesia merupakan pemilik cadangan panas bumi terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat.
Berdasarkan data ThinkGeoEnergy, Amerika Serikat memiliki potensi panas bumi 30.000 MW atau 30 GW, terbesar no.1 di dunia. Setelah itu, disusul Indonesia dengan potensi 23.965 MW di posisi ke-2 dunia.
Lalu, nomor tiga diduduki Jepang dengan jumlah potensi 23.400 MW, dan no.4 disusul Kenya dengan potensi 15.000 MW. Penguasa panas bumi no.5 terbesar di dunia dimiliki oleh Islandia dengan jumlah potensi panas bumi sebesar 5.800 MW.
Namun sayangnya, hingga kini sumber daya panas bumi RI tersebut baru dimanfaatkan sebagai sumber energi berupa Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 11%.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Indonesia memiliki sumber daya panas bumi hingga 24.000 Mega Watt (MW) atau 24 Giga Watt (GW). Namun, hingga Desember 2024, kapasitas terpasang PLTP tercatat baru mencapai 2.653 Mega Watt (MW) ateu 2,65 GW.
Artinya, panas bumi yang dimanfaatkan sebagai sumber energi baru sebesar 11% dari potensi yang ada.
Sampai 2030, kapasitas terpasang PLTP ditargetkan bisa meningkat menjadi 3,35 GW.
“Ini bisnis nggak mungkin rugi,” tegas Budi Arie, usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto terkait Koperasi Merah Putih di Istana Negara, Kamis (8/5/2025).
Menurutnya nantinya koperasi ini akan menjadi pusat perputaran ekonomi di desa, sehingga bisa disebut sebagai monopoli. Seperti penjualan bahan kebutuhan pokok, penyaluran pupuk subsidi, gas elpiji, hingga fasilitas keuangan untuk masyarakat desa.
“Ini monopoli semua. Coba, gas. Kamu distributor satu-satunya di desa itu, rugi nggak? Gimana lainnya pupuk bersubsidi, beras, nanti minyak goreng, masa bisnis monopoli rugi? Kan bisnisnya nggak bersaing di pasar,” katanya.
Meskipun ia tidak menampik kerugian atau gagal bayar bisa terjadi bila terjadi fraud, kesalahan manajemen, dan korupsi. Pasalnya pembiayaan koperasi ini menggunakan pinjaman yang diberikan oleh bank Himbara.
“Kalau fraud, moral hazard, kalau meleset pengurusan itu urusan lain,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan, pendirian Koperasi Merah Putih akan diberikan kepada pengelola yang ditunjuk melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).
“Pembiayaan untuk tahap pertama ini nanti ada plafonnya, bukan bantuan yang dikasih hilang. Tapi ini (pinjaman) plafon Rp 3 miliar, nanti lihat kebutuhan bisa nggak sampai kalau udah maju berkembang juga ditambah,” kata Zulhas.
Menurut Zulhas nantinya akan dibentuk Satuan Tugas Koperasi Desa Merah Putih, yang akan melakukan pembinaan untuk menjalankan koperasi. Satgas itu juga akan bertugas melakukan pengawasan.
“Makanya ada satgas dikasih pekerjaan, dikasih usaha dan seterusnya harus dibina. Nanti dari keuntungannya itulah nanti membayar angsuran pinjaman dari Himbara,” jelas Zulhas.
“Adanya fenomena Bulan Purnama pada tanggal 12 Mei 2025 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum,” tulis BMKG dalam keterangan resmi, Kamis (8/5/2025).
Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut oleh BMKG, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di:
– Pesisir Sumatra Utara (10-16 Mei) – Pesisir Kepulauan Riau (8-24 Mei) – Pesisir Sumatra Barat (10-13 Mei) – Pesisir Jambi (16-18 Mei) – Pesisir Kepulauan Bangka Belitung (13-17 Mei) – Pesisir Lampung (14-17 Mei) – Pesisir Banten (11-18 Mei) – Pesisir Jakarta (11-17 Mei) – Pesisir Jawa Barat (11-26 Mei) – Pesisir Jawa Tengah (7-8 Mei, 15-24 Mei) – Pesisir Kalimantan Utara (9-12 Mei, 19-22 Mei) – Pesisir Kalimantan Timur (12-18 Mei) – Pesisir Kalimantan Selatan (12-24 Mei) – Pesisir Kalimantan Tengah (17-21 Mei – Pesisir Nusa Tenggara Barat (12-18 Mei) – Pesisir Nusa Tenggara Timur (12-13 Mei) – Pesisir Sulawesi Utara (11-16 Mei) – Pesisir Maluku (9-20 Mei).
“Potensi banjir pesisir yang secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat,” tulis BMKG.
“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG,” demikian peringatan BMKG.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejak era pemerintahan Joe Biden hingga digantikan Donald Trump, AS berkali-kali mengeluarkan kebijakan pembatasan ekspor chip buatan AS ke China.
Tak tinggal diam, China balas dendam memblokir ekspor mineral penting seperti galium dan germanium ke AS. Keduanya merupakan komponen penting untuk mengembangkan semikonduktor dalam chip berkecepatan tinggi.
Sebagai informasi, chip merupakan tulang punggung dalam pengembangan AI. Fungsinya untuk menganalisa data besar (big data) dan melatih AI agar bisa menjalankan perintah secara akurat dan cepat.
Upaya AS memblokir chip ke China dinilai sebagai cara ampuh untuk membunuh pengembangan AI di China. Pasalnya, AS khawatir China akan mengembangkan AI untuk memperkuat militernya.
Kendati demikian, China tak habis akal. Presiden Xi Jinping dalam beberapa tahun terakhir sudah menyerukan gerakan untuk mendorong kemandirian lokal dan melepas ketergantungan negaranya ke AS.
Tak tanggung-tanggung, pemerintahan Xi Jinping meluncurkan program pendanaan yang dibekingi negara bertajuk ‘Big Fund’ untuk menggenjot industri semikonduktor. Fase pendanaan terakhir diluncurkan pada Juli 2024 lalu senilai US$47,5 miliar.
Perlu diketahui, ketegangan geopolitik antara China dan AS memiliki sejarah panjang, sejak dimulainya Perang Dingin (Cold War) antara Blok Barat penganut kapitalis dan Blok Timur penganut komunis.
Efek dari Perang Dingin untuk menguasai pengaruh global masih terasa hingga sekarang, dan makin jelas terlihat dalam pertarungan AI antara AS dan China. AI digadang-gadang sebagai teknologi baru yang mengubah cara hidup manusia.
Potensi ekonomi global dari AI diprediksi mencapai US$19,9 triliun pada 2030, menurut firma riset IDC. Goldmand Sachs memprediksi PDB global akan meningkat sebesar US$7 triliun dalam 10 tahun ke depan.
Singkatnya, negara yang mampu memenangkan pertarungan AI bisa dibilang merupakan penguasa dunia di masa mendatang.
Bangkitnya Proyek Manhattan ala Perang Dunia-II
Pada akhir 2024, US-China Economic and Security Review Commission (USCC) merekomendasikan inisiatif untuk mendanai pengembangan AI dengan kecerdasan setara atau melebihi manusia atau diistilahkan Artificial General Intelligence (AGI).
USCC merupakan komisi legilatif AS yang fokus memantau, menyelidiki, dan melaporkan ke Kongres AS terkait implikasi keamanan nasional dari relasi ekonomi dan perdagangan antara AS dan China.
Pendanaan yang diajukan USCC memiliki konsep serupa ‘Proyek Manhattan’ di era Perang Dunia-II. Proyek rahasia itu mengolaborasikan pemerintah AS dan sektor swasta untuk mendanai penelitian dan produksi bom atom pertama.
Komisioner USCC, Jacob Helberg, mengatakan sejarah membuktikan bahwa negara pertama yang berhasil memanfaatkan periode pertama perubahan teknologi yang cepat akan memimpin pergeseran kekuatan global.
“China menggenjot implementasi AGI. Sangat penting untuk kita menghadapinya secara serius,” kata Helberg, dikutip dari Reuters.
Dalam dokumen yang diajukan USCC, ditekankan bahwa pemerintah AS harus terlibat langsung dalam pendanaan untuk memimpin pengembangan AGI. Selain itu, pengembangan AGI juga harus menjadi prioritas nasional di bawah arahan Kementerian Pertahanan.
“[Kongres AS] mengarahkan Kementerian Pertahanan AS untuk menyediakan Sistem Alokasi dan Prioritas Pertahanan ‘DX Rating’ dalam hal-hal terkait ekosistem AI untuk memastikan proyek ini menjadi prioritas nasional,” tertera dalam rekomendasi USCC ke Kongres AS.
DX Rating merujuk pada prioritas nasional tertinggi. Perintah DX Rating umumnya krusial untuk pertahanan nasional, seperti peralatan militer dan infrastruktur kritis.
Berdasarkan dokumen rekomendasi tersebut, USCC mengindikasikan peran krusial AGI dalam sistem pertahanan dan keamanan AS melawan China. Bisa dibilang AGI menjadi ‘bom atom’ baru di era kecerdasan buatan untuk memenangkan pengaruh global.
Proyek Besar Trump Bernilai US$500 Miliar
Rekomendasi USCC sepertinya ditanggapi serius oleh Trump. Beberapa saat usai dilantik, Trump bergegas mengumumkan investasi senilai US$500 miliar untuk pembangunan infrastruktur AI dalam melawan China.
Investasi tersebut, antara lain, didukung oleh pencipta ChatGPT yaitu OpenAI, SoftBank, dan Oracle. Ketiga perusahaan membentuk perusahaan patungan yang diberi nama Stargate dengan tujuan membangun kompleks data center dan menciptakan lebih dari 100.000 lapangan kerja.
Stargate berkomitmen mengucurkan modal US$100 miliar dalam waktu dekat. Sisanya akan dikucurkan secara bertahap dalam 4 tahun ke depan.
CEO SoftBank Masayoshi Son, CEO OpenAI Sam Altman, dan pendiri Oracle Larry Ellison berada di sisi Trump saat pengumuman rencana investasi besar-besaran tersebut.
Proyek pertama Stargate telah dimulai di Texas. Ellison menyatakan secara total ada 20 data center yang akan dibangun dengan luas masing-masing 4,6 hektare. Tiap data center, antara lain, bisa memanfaatkan AI untuk analisis rekam kesehatan dan membantu dokter dalam perawatan pasien.
Pujian juga muncul dari mulut Altman. “AGI bisa dibangun di sini, kami tak akan bisa melakukannya tanpa Anda Pak Presiden,” kata Altman dalam acara pengumuman tersebut.
Proyek Stargate sebetulnya sudah diberitakan sebelumnya oleh The Information. Pada Maret 2024, The Information mengabarkan bahwa OpenAI dan Microsoft menjajaki rencana proyek data center US$100 miliar termasuk superkomputer AI bernama Stargate yang akan diluncurkan pada 2028 mendatang.
Pengumuman dari Trump merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap inisiatif yang dibangun oleh sektor swasta. Hal ini sesuai dengan rujukan USCC untuk memperkuat kolaborasi pemerintah-swasta dalam mendominasi pengembangan AGI melawan China.
Kemunculan DeepSeek Bikin AS Terguncang
Tak lama setelah USCC mengeluarkan rekomendasi pengembangan AGI ala Proyek Manhattan, China mengguncang dunia melalui peluncuran model AI R1 DeepSeek pada Januari 2025.
R1 DeepSeek dirilis sebagai sumber terbuka (open source). Jadi, siapa saja bisa mengunduhnya secara gratis dan menjalankannya di perangkat masing-masing atau untuk melakukan pengembangan sistem lebih lanjut.
DeepSeek dinilai sebagai sistem AI pertama China yang mampu menyamai akurasi dan kecepatan AI dari AS, namun dengan biaya operasional jauh lebih murah.
Perusahaan China itu mengaku modal mengembangkan R1 ‘hanya’ senilai US$5,5 juta. Angka itu jauh lebih efisien ketimbang investasi miliaran dolar AS yang digelontorkan raksasa AS untuk mengembangkan sistem AI.
Hal ini membuat Silicon Valley terguncang. Investor mempertanyakan pengeluaran besar-besaran raksasa AS ketika startup China mampu meluncurkan AI canggih berbiaya rendah.
Bursa saham AS, Wall Street, langsung ambruk dan kehilangan ratusan miliar dolar AS ketika DeepSeek diluncurkan. DeepSeek juga berhasil mengalahkan ChatGPT dalam review aplikasi gratis terbaik di App Store Apple AS, pada 28 Januari 2025. Dalam waktu singkat, kekayaan 500 orang terkaya dunia rontok sebesar US$108 miliar.
Hal ini menjadi pukulan telak bagi AS. Lagi-lagi, China mampu membuktikan kekuatannya di tengah gempuran blokir bertubi-tubi dari AS.
Bumerang Blokir Chip AS ke China
Kemunculan DeepSeek membuat AS makin murka. Pemerintahan Trump menuduh China berhasil menyelundukan chip-chip Nvidia yang dilarang, sehingga berhasil mengembangkan DeepSeek.
Hingga kini, penyelidikan terhadap dugaan penyelundupan chip Nvidia ke China masih berlangsung. Di saat bersamaan, Trump makin ganas dan membabi buta memblokir chip ke China.
Terbaru, Trump mengumumkan pemblokiran chip H20 Nvidia ke China. Padahal, chip yang tak terlalu canggih itu khusus dirancang Nvidia untuk China agar tidak melanggar aturan pemerintah sebelumnya.
Hal ini bisa menjadi bumerang bagi AS. Nvidia sudah berkali-kali menyuarakan bahaya jika pemerintah AS memblokir total akses chip ke China. Nvidia menilai pemblokiran total hanya akan menumbuhkan kemandirian China dan merugikan raksasa AS.
China merupakan negara pasar utama bagi Nvidia yang berkontribusi terhadap 22% pendapatannya sebelum kebijakan kontrol ekspor pertama ditetapkan Joe Biden pada 2022. Kontribusi pendapatan dari China pelan-pelan berkurang menjadi 13%.
CEO Nvidia Jensen Huang mengatakan pasar AI China memiliki potensi senilai US$50 miliar dalam waktu 2-3 tahun ke depan. Jika perusahaan AS tak mengambil peluang, kerugiannya akan sangat besar.
Kekhawatiran Nvidia bukan tanpa alasan. The Wall Street Journal melaporkan Huawei bersiap menguji chip AI terbaru dan palingg canggih untuk menggantikan Nvidia.
Huawei dikatakan telah mendekati beberapa perusahaan teknologi China untuk menguji kelayakan teknis chip baru tersebut, yang disebut Ascend 910D, kata laporan itu, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.
Sumber Dolar Baru Asia Tenggara
Di tengah perang yang memanas antara dua kekuatan ekonomi terbesar, negara-negara lain juga turut ambil bagian dalam pengembangan AI. Misalnya Uni Emirat Arab (UEA), Inggris, Jerman, Jepang, Korea Selatan, hingga Indonesia, yang mulai gencar berinvestasi dalam infrastruktur, riset, dan talenta AI.
Selain chip yang menjadi tulang punggung AI, pusat data (data center) merupakan infrastruktur penting untuk menyimpan dan memroses data yang dijalankan oleh chip. Tak heran, raksasa teknologi berbondong-bondong membangun data center baru.
Data center untuk menampung chip AI berteknologi canggih membutuhkan lahan luas dan pasokan listrik yang besar. Kawasan Asia Tenggara belakangan dilirik untuk menempatkan data center karena memenuhi dua kriteria tersebut.
Dalam 3 tahun terakhir, Johor di Malaysia telah menarik sekitar 50 proyek data center, termasuk dari ByteDance dan Microsoft. Menurut firma riset DC Byte, kapasitas total data center di Johor, termasuk yang sedang dibangun dan direncanakan, telah bertumbuh 100 kali lipat dalam 5 tahun terakhir.
Malaysia menjadi salah satu wilayah yang paling ramai dilirik asing untuk investasi data center karena memiliki kemudahan regulasi. Namun, Singapura sudah lebih dulu menjadi tempat andalan asing menyimpan data center dengan lebih dari 70 proyek.
Thailand, Vietnam, dan Indonesia juga mulai ramai disorot asing untuk membangun data center, meski belum sebanyak Malaysia dan Singapura.
Pengembangan AI yang cepat dan dinamis mendatangkan banyak peluang baru. Para pakar menyebut era AI sudah menjadi hal mutlak, sehingga manusia mau tak mau harus beradaptasi menghadapi perubahan zaman.
Selain itu, setiap negara juga perlu membentuk regulasi konkrit dalam memitigasi risiko negatif dari pengembangan AI. Utamanya dari segi etika, keamanan, hingga ancaman hilangnya pekerjaan manusia.
Pemerintah menegaskan tidak akan mengeluarkan aturan penyeragaman bungkus rokok. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Perindustrian Faisol Reza. Faisol mengatakan dirinya sudah berkomunikasi dengan Wakil Menteri Kesehatan terkait hal tersebut dan terbuka untuk membatalkan wacana penyeragaman bungkus rokok.
“Kebetulan saya membahas secara khusus dengan Wakil Menteri Kesehatan supaya industri rokok berjalan dengan baik. Beliau terbuka, termasuk misalnya penyeragaman bungkus rokok itu tidak akan terjadi,” ungkap Faisol di Jakarta, Kamis (8/5/2025).
Mantan Ketua Komisi VI DPR RI Periode 2019-2024 tersebut mengatakan, meskipun aturan terkait penyeragaman bungkus rokok masih dalam pembahasan, namun atas kontribusi besar industri rokok ke penerimaan negara, pemerintah memberikan perhatian agar industri rokok berjalan dengan baik.
“Kita paham industri rokok menyumbang besar sekali kepada PDB melalui pajak dan lain-lain,” tegas Faisol.
Seperti diketahui, pemerintah sebelumnya merancang aturan kemasan rokok polos tanpa merek dalam Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (Draf Permenkes) tentang Pengamanan Produk Tembakau dan Rokok Elektronik. Rencana ini mendapat reaksi pro dan kontra dari berbagai pihak.
Industri rokok memiliki dua dimensi, yakni ekonomi dan kesehatan. Di mana keduanya bertolak belakang. Industri rokok memang memberikan pundi-pundi ke kantong negara. Tapi ada isu kesehatan dibaliknya, sehingga harus dicari jembatan untuk keduanya.
“Dua hal tersebut harus bisa dicarikan jalan keluar supaya dua-duanya bisa jalan,” kata dia.
Saat isu kesehatan dan ekonomi di badan industri rokok masih belum ada jalan, muncul masalah dari peredaran rokok ilegal.
Wamenperin ingin para produsen rokok ilegal didorong untuk mendirikan perusahaan secara resmi dan mengedarkan rokok secara legal. “Agar menjadi perusahaan yang resmi dan legal,” ujar dia.
Adapun pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar, 5,8%-6,3% dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026.
Kendati demikian, Direktur Perencanaan Makro dan Analisis Statistik Bappenas, Eka Chandra Buana mengatakan ketidakpastian global serta kondisi perekonomian domestik membuat pihaknya memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada 2026 hanya 5,8%.
“Namun demikian, kami menyadari ada downside risk terkait dengan dampak global dan juga kita domestik. Sehingga kami juga melihat bahwa ada kemungkinan risiko menjadi 5,8%,” ujar Eka dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPD RI, Kamis (8/5/2025).
Adapun industri pengolahan diharapkan menjadi penggerak utama. “Kemudian selanjutnya ada pertanian, kemudian juga pariwisata itu menjadi salah satu pendorong untuk pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Selain itu, penurunan intensitas emisi GRK diperkirakan 37,14% dengan indeks lingkungan hidup 76,67%. Sementara kemiskinan ekstrem 0%, tingkat kemiskinan 6,5%-7,5%, tingkat pengangguran terbuka 4,44%-4,96%, dan rasio gini 0,377-0,380.
Untuk sasaran pertumbuhan ekonomi kawasan barat Indonesia sebesar 5,6%-6,0% dan kawasan timur Indonesia sebesar 6,5%-7,3%.
“Penurunan kemiskinan kami sesuai dengan target yang dibebankan kami, bahwa kemiskinan ekstrim akan mencapai 0% di 2026. Sementara tingkat kemiskinan mencapai 6,3% sampai 7,5%,” ujar Eka.
Araghchi kebetulan tengah berada di New Delhi untuk bertemu dengan mitranya dari India, S Jaishankar. Pernyataan yang sama juga ia sampaikan selama kunjungannya ke Pakistan minggu ini.
“Kami berharap India dan Pakistan akan mencegah eskalasi ketegangan di kawasan itu,” katanya dikutip Al-Jazeera, Kamis (8/5/2025).
“Kawasan kita membutuhkan perdamaian, terutama untuk memperluas kerja sama ekonomi antarnegara kawasan, dan kami berharap ini akan terjadi,” tambahnya.
Kunjungan Araghchi ke India sudah direncanakan sebelumnya. Menteri luar negeri dijadwalkan menghadiri komisi ekonomi gabungan antara kedua negara.
“Perjanjian dengan Inggris Raya adalah perjanjian yang lengkap dan komprehensif yang akan mempererat hubungan antara Amerika Serikat dan Inggris selama bertahun-tahun yang akan datang,” tulisnya di akun TruthSocial miliknya, dikutip AFP, Kamis (8/5/2025).
“Karena sejarah panjang dan kesetiaan kita bersama, merupakan suatu kehormatan besar untuk menjadikan Inggris Raya sebagai pengumuman PERTAMA kita. Banyak kesepakatan lain, yang sedang dalam tahap negosiasi serius, akan menyusul!” tegasnya.
Sebelumnya, The New York Times dan Politico melaporkan bahwa Trump akan menandatangani perjanjian perdagangan dengan Inggris mengutip beberapa orang yang mengetahui rencana tersebut. Wall Street Journal juga melaporkan hal yang sama dengan mengatakan itu akan menjadi “kerangka” dari sebuah kesepakatan.
Trump akan mengadakan konferensi pers di Ruang Oval pukul 10 pagi waktu setempat, di mana ia diharapkan akan mengungkapkan perjanjian tersebut. Ini akan menjadi perjanjian perdagangan pertama sejak Trump mengenakan tarif besar-besaran pada mitra dagang AS pada apa yang disebutnya “Hari Pembebasan” pada tanggal 2 April.
Induk pabrik Avanza dan Kijang Innova itu memprediksi kinerja menyedihkan tahun ini. Laba perusahaan diprediksi bakal anjlok sampai 21% di tahun keuangan saat ini. Hal itu sebagai efek kebijakan tarif tinggi Trump. Diperburuk penguatan Yen yang justru menekan minat dan permintaan atas mobil hybrid.
Dilansir CNBC International, Kamis (8/5/2025), produsen mobil terlaris di dunia itu memproyeksikan capaian laba operasi sebesar 3,8 triliun yen (US$26 miliar) hingga Maret 2026. Angka itu jauh di bawah capaian di tahun keuangan sebelumnya yang mencapai 4,8 triliun.
Efek domino tarif Trump diprediksi akan jadi risiko yang harus dihadapi Toyota. Di mana, kenaikan tarif akan menyebabkan kenaikan harga yang kemudian akan menekan sentimen konsumen di AS dan tempat lain.
Disebutkan, kondisi serupa dialami produsen otomotif global. Yakni, tekanan lonjakan biaya, untuk investasi sampai ongkos tenaga kerja, jika ingin menaikkan basis produksi di AS. Dalam rangka mengantisipasi efek domino tarif Trump.
Di sisi lain, Toyota pun harus bersaing ketat dengan mobil-mobil China.