Lubuklinggau, Alaku News – Tim Opsnal Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lubuk Linggau, di bawah komando Kasat Reskrim AKP Hendrawan, didampingi Kanit Pidum IPDA Suwarno, berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang pria dengan inisial S alias Bonot terkait kasus tindak pidana penganiayaan, sebagaimana sangkaan Pasal 351 ayat (1) KUHPidana, pada 20 Februari 2024.

Penangkapan ini bermula dari laporan kepolisian dengan nomor LP/B/40/II/2024/SPKT/Polres Lubuk Linggau/Polda Sumsel, tanggal 18 Februari 2024. Kejadian penganiayaan terjadi di pinggir jalan Yos Sudarso, di depan Toko Terang Jaya Collection, Rt. 04, Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Kota Lubuk Linggau.

Korban, bernama Herian Alias Doyok Bin Umron (31), seorang buruh harian lepas, mengalami luka tusuk, 2 di perut dan 1 di pinggang samping akibat penusukan oleh terlapor. Kronologis kejadian bermula saat korban dan terlapor terlibat dalam keributan di pinggir jalan. Terlapor, yang sudah memegang pisau, kemudian menusuk korban sebanyak 2 kali di perut dan 1 kali di pinggang samping.

Akibat serangan tersebut, korban saat ini masih dalam perawatan di RS Siloam Lubuk Linggau. Setelah serangkaian tindakan penyelidikan, tim Opsnal Reskrim Polres Lubuk Linggau mendapatkan informasi bahwa tersangka diduga sedang menunggu angkot di Desa Simpang Semambang, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas.

Dengan cepat, Tim Macan Linggau, yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Lubuk Linggau AKP Hendrawan dan Kanit Pidum IPDA Suwarno, berhasil mengamankan tersangka di lokasi tersebut.

Penangkapan ini menunjukkan komitmen Polres Lubuk Linggau dalam menegakkan hukum dan memberikan keadilan bagi korban. Kasus ini akan terus diselidiki secara mendalam guna mengungkap semua fakta terkait insiden penganiayaan ini.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *